Waktu kembali dari Bintuhan hari sudah sore, sampai disungai Kinal masih sempat nyembarang pakai rakit, sungai ini aliran airnya lebih tenang dan dangkal berbatu koral airnya bening, rakit bisa menyebrangkan kendaraan sampai sore hari.
Muara sungai kelihatan dihilir kira2 500 meter suara deburan ombak masih terdengan dg jelas, tapi arus pasang surut tdk sampai kesini krn perbedaan muka air sungai dan muka laut pasang masih beberapa meter.
Turun dari rakit kendaraan meyusuri jln darurat membelah bukit berhutan lebat, jln mendaki hampir tegak terdiri dari tanah cadas sepanjang 500 meter.
Masuk jalur jln sebenarnya relative datar dan sdh dibatu tapi belum digilas, krn mesin gilasnya blm bisa nyebrang di Padang Guci, sdg dipereteli disebrangkan bagian per bagian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar