Rabu, 18 April 2018

032112. RUMAH WARUNG :



Disekitar ujung jln banyak material dan peralatan proyek rupanya sedang dibangun jembatan, terlihat ditengah sungai ada pondasi sumuran yg sedang ditanam diatas gosong koral jadi bukan didalam air, memberi kemudahan kpd pekerja.

Sebelum memutuskan utk tidur diwarung rumah saya menilai situasi, rumah dipinggir sungai tapi tebing sungai cukup tinggi sehingga kalau datang air banjir tdk akan sampai kerumah. Lahan dataran rendah terhampar dihilir sungai.

Diseberang jalan berdiri tebing cadas tegak dan cukup tinggi tapi pepohonan dan hutan diatasnya masih utuh, semoga tdk terjadi longsor kalau turun hujan deras. Kalau ada binatang buas masih aman karena tidur dilantai atas, jadi silahkan tidur kawan dan saya merebahkan diri diatas bale2 kayu terbuka, bismilahi rachmanni rahim.

Bangun pagi sekujur badan terasa sakit pertama bekas dibanting kendaraan, selebihnya kurang tidur karena lebih banyak berburu nyamuk dari pada tidur, satu kesalahan prosedur. Tetapi setelah muka kena siraman air sungai yg sejuk dan bening badan terasa sedikit nyaman ditambah dg kopi panas dan pisang goreng, alhamduliIllah.

Selesai sarapan pak Daeng  mengajak berangkat kepenyebrangan biar dpt antrian didepan, jln berputar lagi kearah datang kemaren. Tapi kemudian belok kiri dan jeep masuk ke sungai kemudian naik lagi kedarat masuk belukar berbatu dan ahirnya berhenti dihamparan batu koral bibir sungai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar